Gadget

Samsung Galaxy Buds On Mengusung Desain Telinga Terbuka untuk Pengalaman Audio

Samsung memperluas jajaran perangkat audio nirkabel melalui kehadiran Galaxy Buds On, earbuds dengan desain telinga terbuka yang memungkinkan pengguna menikmati musik tanpa sepenuhnya menghalangi suara lingkungan sekitar. Produk teknologi ini mulai dipasarkan di Korea Selatan pada 27 Oktober 2026, disusul pengumuman ketersediaan untuk Amerika Serikat pada 28 Oktober. Galaxy Buds On menggabungkan desain clip-on, speaker TwinBoost, dukungan kecerdasan buatan, dan kontrol tanpa tangan untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Dengan daya tahan baterai hingga 9,5 jam dalam sekali pengisian, Samsung menawarkan alternatif bagi pengguna yang mengutamakan kenyamanan, mobilitas, dan kesadaran terhadap lingkungan saat mendengarkan audio.

Samsung Galaxy Buds On Membawa Inovasi Audio dengan Desain Telinga Terbuka

Peluncuran Samsung Galaxy Buds On menandai langkah baru dalam pengembangan perangkat audio nirkabel. Tidak seperti earbuds in-ear yang menggunakan ujung silikon untuk menutup telinga, Galaxy Buds On menggunakan desain open-ear yang menghadirkan suara tanpa menutup lubang telinga. Pendekatan tersebut memungkinkan pengguna menikmati audio tanpa kehilangan seluruh suara sekitar. Kemampuan ini menjadi relevan bagi orang yang sering beraktivitas di luar ruangan. Dalam penggunaan sehari-hari, seseorang dapat mendengarkan podcast sambil menunggu transportasi umum tanpa harus menutup kedua saluran telinga.

Perusahaan merancang Galaxy Buds On sebagai alternatif dalam keluarga perangkat audio Galaxy. Earbuds terbaru tersebut tidak secara langsung menggantikan Galaxy Buds4 Pro yang lebih berfokus pada pengalaman mendengarkan yang lebih tertutup. Di sisi lain, Galaxy Buds On menempatkan pengalaman audio yang tetap terhubung dengan keadaan sekitar sebagai fokus desain. Melalui pendekatan berbeda ini, konsumen memiliki kesempatan memilih perangkat audio sesuai aktivitas. Kendati membantu pengguna mendengar suara sekitar, desain open-ear bukan pengganti kewaspadaan pengguna, terutama ketika berada di jalan ramai.

Teknologi Desain Galaxy Buds On Membantu Mengurangi Tekanan pada Telinga

Karakteristik penting Samsung Galaxy Buds On hadir melalui bentuk clip-on yang dirancang mengikuti kontur telinga. Perusahaan menyempurnakan bentuk perangkat dengan menggunakan lebih dari 119 juta data telinga, optimalisasi berbantuan AI, serta simulasi fisika. Proses perancangan tersebut dirancang untuk menciptakan desain yang nyaman pada berbagai bentuk telinga. Pada tahap penyempurnaan produk, Samsung memperhitungkan posisi speaker dan baterai agar struktur perangkat memberikan kenyamanan. Berkat pendekatan ergonomis ini, Galaxy Buds On diharapkan meminimalkan ketidaknyamanan akibat penjepitan.

Dari sisi bobot, setiap unit Galaxy Buds On memiliki berat sekitar 6,65 gram. Bobot yang relatif ringan ini berpotensi meningkatkan kenyamanan penggunaan dalam kegiatan dengan mobilitas tinggi. Perangkat ini turut disertai charging case berdesain ringkas yang menunjang penggunaan portabel. Bagi pengguna yang aktif bergerak, kemampuan perangkat mempertahankan posisinya menjadi aspek penting. Meski struktur clip-on dibuat aman, tingkat kenyamanan sebenarnya tetap bergantung pada intensitas aktivitas. Karena itu, mencoba kesesuaian ukuran secara langsung berpotensi memudahkan sebelum memilih perangkat.

Samsung Mengoptimalkan Suara pada Earbuds Berdesain Terbuka

Dari aspek pemrosesan audio, Samsung Galaxy Buds On dibekali speaker TwinBoost berukuran 11,3 milimeter yang dikembangkan guna menyajikan suara dengan karakter penuh. Aspek yang perlu diperhatikan pada earbuds open-ear adalah mempertahankan kualitas suara ketika lingkungan sekitar tetap terdengar. Ketika speaker berada di luar saluran telinga, suara lingkungan dapat memengaruhi pengalaman mendengarkan. Untuk mengatasi tantangan tersebut, Samsung mengoptimalkan karakter keluaran suara agar konten terdengar lebih jelas. Meski menawarkan pendekatan audio baru, kualitas mendengarkan tetap bergantung pada posisi pemasangan.

Tidak hanya mengandalkan komponen suara, Galaxy Buds On turut dilengkapi teknologi Audio Leakage Reduction yang dirancang membatasi penyebaran suara di luar area pendengar. Teknologi pengurangan kebocoran suara memberikan manfaat karena earbuds terbuka tidak memiliki isolasi fisik yang menutup telinga. Ketika berada di tempat umum, pengurangan kebocoran audio dapat membantu privasi mendengarkan. Meski demikian, tingkat suara berlebihan berpotensi menghasilkan suara yang mengganggu pengguna di dekatnya. Oleh karena itu, gunakan tingkat suara yang sesuai agar orang sekitar tidak terganggu.

Teknologi Kecerdasan Buatan Samsung Membantu Aktivitas Pengguna

Tidak hanya menawarkan bentuk terbuka, Samsung Galaxy Buds On mendukung berbagai kemampuan AI yang mendukung pengendalian perangkat secara praktis. Fitur yang menjadi perhatian adalah dukungan Gemini Live yang memberikan kesempatan kepada pengguna melakukan percakapan dengan AI. Pada perangkat Galaxy kompatibel, pengguna memiliki kesempatan menggunakan Gemini Live melalui interaksi verbal. Kemampuan ini dapat membantu aktivitas produktivitas ringan ketika smartphone tidak berada dalam genggaman. Dalam kegiatan sehari-hari, seseorang bisa mengajukan permintaan penjelasan kepada AI tanpa harus membuka aplikasi secara manual.

Sebagai pelengkap produktivitas, Galaxy Buds On juga mendukung Quick Voice Memo untuk merekam ide secara cepat. Pengguna dapat mengaktifkan perekaman melalui sentuhan kemudian menyampaikan catatan. Sebagai fungsi pendukung, Bixby dapat membantu penelusuran catatan suara pada konfigurasi sistem yang sesuai. Earbuds tersebut dilengkapi pula dengan Head Gestures yang merespons gerakan kepala ke atas dan bawah untuk menerima panggilan, serta gelengan kepala untuk menolak panggilan. Interaksi tanpa tangan ini juga dapat digunakan untuk membaca pemberitahuan sesuai pengaturan yang tersedia. Melalui kombinasi tersebut, Galaxy Buds On memberikan pengalaman penggunaan yang lebih fleksibel.

Spesifikasi Galaxy Buds On untuk Aktivitas dan Mobilitas

Untuk kebutuhan penggunaan sepanjang hari, Samsung Galaxy Buds On dilengkapi dengan durasi pemutaran audio hingga 9,5 jam dalam sekali pengisian daya penuh. Ketika digunakan bersama charging case, total waktu pemutaran mampu mencapai 38 jam berdasarkan kondisi pengukuran perusahaan. Konfigurasi penyimpanan energi yang dijelaskan meliputi 61mAh pada setiap earbud dan 530mAh pada charging case. Angka tersebut menunjukkan rancangan mengenai kebutuhan daya perangkat. Perlu diperhatikan, ketahanan baterai dalam keseharian dapat berbeda berdasarkan pola penggunaan, jenis aktivitas dan kondisi baterai.

Dalam penggunaan dengan mobilitas tinggi, Galaxy Buds On mendukung sertifikasi IP54 yang memberikan perlindungan terbatas dari partikel debu serta cipratan air. Sertifikasi ini dimiliki oleh bagian perangkat audio, bukan charging case. Oleh sebab itu, pengguna perlu membatasi aktivitas yang menyebabkan perangkat terendam. Pada penggunaan bersama perangkat Galaxy, proses pemasangan earbuds dibuat lebih praktis. Pengguna cukup membuka charging case di dekat smartphone atau tablet Galaxy yang kompatibel. Sesudah koneksi berhasil, kontrol suara serta EQ dapat diakses melalui menu cepat perangkat Galaxy tanpa harus memasang aplikasi Galaxy Wearable secara terpisah.

Perkembangan Earbuds Open Ear Samsung untuk Penggunaan Modern

Kehadiran Samsung Galaxy Buds On memperlihatkan perkembangan menarik dalam pengembangan earbuds nirkabel. Melalui perpaduan desain open-ear, speaker TwinBoost, dan fitur kecerdasan buatan, perangkat ini menghadirkan alternatif pengalaman mendengarkan. Keunggulan utama Galaxy Buds On berkaitan dengan desain yang tidak menutup saluran telinga. Tidak kalah penting, kontrol Head Gestures berpotensi mendukung penggunaan perangkat sehari-hari. Walaupun demikian, penentuan produk audio tetap sebaiknya menyesuaikan preferensi suara masing-masing.

Mengenai informasi pemasaran, Galaxy Buds On telah tersedia di Korea Selatan sejak 27 Oktober 2026 dengan harga 299.000 won. Sementara itu, Samsung mengumumkan rencana ketersediaan di Amerika Serikat pada awal November 2026 dengan harga 229 dolar AS dalam pilihan warna hitam. Bagi konsumen Indonesia, informasi distribusi lokal belum dapat dipastikan berdasarkan pengumuman tersebut. Seiring kemajuan perangkat wearable, desain telinga terbuka berpotensi menjadi pilihan penting bagi pengguna aktif. Bagaimana menurut Anda, apakah perangkat audio yang tidak menutup saluran telinga lebih nyaman digunakan dibandingkan model yang menggunakan ujung silikon? Silakan bagikan pendapat Anda mengenai penggunaan earbuds open-ear.

Related Articles

Back to top button